pemrograman dasar menjadi salah satu mata pelajaran penting di kelas 11 semester 2. Latihan mengerjakan soal secara rutin akan membantu siswa memahami konsep algoritma dan logika. Berikut ini lima contoh soal pemrograman dasar beserta pembahasannya.
Soal 1: Menentukan Bilangan Genap atau Ganjil
Buatlah program sederhana untuk menentukan apakah suatu bilangan termasuk genap atau ganjil. Input berupa bilangan bulat positif yang dimasukkan pengguna.
Pembahasan: Logika utama menggunakan operator modulus (%). Jika bilangan % 2 == 0 maka genap, selain itu ganjil. Berikut pseudocode-nya:
- Mulai
- Input bilangan
- Jika bilangan mod 2 == 0 maka tampilkan “Genap”
- Jika tidak, tampilkan “Ganjil”
- Selesai
Soal ini menguji pemahaman dasar tentang percabangan dan operator aritmatika. Pastikan siswa bisa menerjemahkan pseudocode ke dalam bahasa pemrograman seperti Pascal atau C++.
Soal 2: Menghitung Faktorial dengan Perulangan
Buat program yang menerima bilangan bulat positif n dan menampilkan hasil faktorial n! Contoh: input 5 menghasilkan output 120. Gunakan struktur perulangan.
Pembahasan: Inisialisasi variabel hasil = 1. Lakukan perulangan dari i = 1 hingga n, kalikan hasil dengan i. Setelah perulangan selesai, cetak nilai hasil.
- Mulai
- Input n
- hasil = 1
- Untuk i = 1 sampai n kerjakan: hasil = hasil i
- Tampilkan hasil
- Selesai
Soal ini melatih penggunaan perulangan for atau while. Kesalahan umum adalah lupa menginisialisasi variabel hasil dengan 1.
Soal 3: Mencari Nilai Rata-rata dari Sebuah Array
Diberikan array yang berisi 5 angka. Buat program untuk menghitung rata-rata seluruh elemen array tersebut. Tampilkan hasil rata-rata dengan dua digit di belakang koma.
Pembahasan: Jumlahkan semua elemen array menggunakan perulangan. Kemudian bagi total dengan jumlah elemen (5). Gunakan tipe data float agar hasil desimal akurat. Berikut logika singkat:

- Deklarasikan array A[5] = {10, 20, 30, 40, 50}
- total = 0
- Untuk i = 0 sampai 4: total = total + A[i]
- rata = total / 5
- Cetak rata (dengan format dua desimal)
Soal ini menguji kemampuan mengolah data dalam larik (array). Perhatikan penulisan indeks dimulai dari 0 pada kebanyakan bahasa pemrograman.
Soal 4: Program Konversi Suhu dari Celcius ke Fahrenheit
Buat fungsi yang menerima suhu dalam Celcius dan mengembalikan suhu dalam Fahrenheit. Rumus: F = (C 9/5) + 32. Tampilkan hasil di layar.
Pembahasan: Soal ini melatih pembuatan fungsi sederhana dan operasi matematika. Parameter fungsi berupa float atau integer. Pastikan menggunakan angka floating point agar hasil presisi.
- Mulai
- Deklarasikan fungsi konversi(c)
- Di dalam fungsi: f = c 1.8 + 32; return f
- Pada program utama: input c, panggil fungsi, cetak hasil
- Selesai
Penting untuk memahami konsep parameter dan return value. Siswa juga bisa langsung memproses tanpa fungsi.
Soal 5: Membuat Pola Bintang Segitiga Siku-siku
Buat program yang menghasilkan pola bintang segitiga siku-siku seperti berikut (misal tinggi 4 baris):
**
Pembahasan: Gunakan perulangan bersarang (nested loop). Perulangan luar untuk baris, perulangan dalam untuk mencetak bintang sebanyak nomor baris. Logika:
- Input tinggi (misal 4)
- Untuk baris = 1 sampai tinggi
- Untuk kolom = 1 sampai baris
- Cetak karakter ‘‘ tanpa baris baru
- Setelah selesai satu baris, cetak baris baru
Soal ini menguji pemahaman perulangan bersarang dan manipulasi output. Variasi pola seperti segitiga terbalik atau belah ketupat dapat menjadi pengembangan.
Kesimpulan
Kelima contoh soal tersebut mencakup konsep dasar pemrograman seperti percabangan, perulangan, array, fungsi, dan pola. Latihan rutin dengan variasi soal akan memperkuat logika pemrograman siswa. Selamat belajar dan teruslah berlatih.











